PERENCANAAN (PLANNING)

Pembuatan-Masterplan

1. Pembuatan Masterplan

Masterplan adalah rencana induk yang menggambarkan visi pengembangan suatu kawasan atau proyek secara menyeluruh dalam jangka panjang.

Ruang Lingkup:

  • Analisis kondisi eksisting (topografi, tata guna lahan, aksesibilitas)
  • Penyusunan konsep zonasi (permukiman, industri, ruang terbuka, dll.)

2. Feasibility Study

Feasibility Study (FS) adalah kajian analitis yang dilakukan secara sistematis dan terukur untuk menilai tingkat kelayakan suatu rencana proyek dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, hukum, dan sosial, guna menentukan apakah proyek tersebut layak untuk dilaksanakan.

Ruang lingkup:

  • Aspek Teknis (Kesesuaian lokasi dan desain awal, Ketersediaan teknologi dan sumber daya, Risiko teknis pelaksanaan)
  • Aspek Ekonomi & Finansial (Estimasi biaya investasi (CAPEX), Biaya operasional (OPEX), Proyeksi pendapatan/manfaat, Analisis kelayakan finansial (NPV, IRR, BCR, Payback Period))
  • Aspek Lingkungan (Identifikasi dampak penting, Evaluasi risiko pencemaran dan degradasi lingkungan, Rekomendasi pengelolaan lingkungan)
  • Aspek Sosial & Kelembagaan (Dampak terhadap masyarakat, Penerimaan publik (social acceptability), Kesiapan institusi/pengelola)
  • Aspek Legal & Regulasi (Kesesuaian dengan tata ruang, Perizinan yang diperlukan)

Feasibility-Study
Detail-Engineering-Design

3. Detail Engineering Design (DED)

Detail Engineering Design (DED) adalah tahap perencanaan teknis lanjutan yang menghasilkan desain rinci, spesifikasi teknis, dan dokumen pelaksanaan konstruksi yang lengkap, akurat, dan siap digunakan sebagai dasar pekerjaan pembangunan.

Ruang lingkup:

  • Survei detail (topografi, geoteknik, hidrologi)
  • Perhitungan teknis rinci (Struktur, Hidrolika/hidrologi, Geoteknik)
  • Desain detail seluruh komponen infrastruktur (Jalan & transportasi, Drainase & pengendalian banjir, Sistem air bersih & air limbah, Bangunan pendukung)
  • Penyusunan gambar teknik lengkap (Denah, tampak, potongan, detail konstruksi)
  • Penyusunan spesifikasi teknis (RKS)
  • Penyusunan Bill of Quantity (BoQ)
  • Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB)